FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WORK–LIFE BALANCE KARYAWAN: TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR
Kata Kunci:
work–life balance, faktor individu, faktor organisasional, systematic literature reviewAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan kerja-hidup (WLB) karyawan dengan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR). Untuk menggunakan tinjauan yang sistematis dan transparan, pencarian dan literatur penelitian ini diterapkan pada struktur PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Data diambil dari basis data Google Scholar, Garuda, dan Indeks Teknologi (SINTA) yang memiliki periode publikasi dari tahun 2021 hingga 2025. Studi ini memilih 20 artikel empiris yang relevan untuk dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa keseimbangan kerja-hidup adalah konstruksi multidimensi dengan beberapa elemen yang mempengaruhi hasil termasuk atribut individu, karakteristik organisasi, dan karakteristik sosial dan keluarga. Masalah organisasi, terutama dukungan organisasi dan supervisor, fleksibilitas kerja, gaya kepemimpinan, dan manajemen beban kerja serta jam kerja, menunjukkan faktor paling kuat yang mempengaruhi WLB. Di sisi lain, faktor individu termasuk stres kerja, konflik peran, efikasi diri dan motivasi kerja, serta dukungan sosial dan keluarga, menunjukkan efek yang cukup besar namun beragam. Studi ini menyajikan gambaran keseluruhan dari faktor-faktor yang terkait dengan keseimbangan kerja-hidup dan dapat menjadi titik awal untuk penelitian lebih lanjut dan pembuatan kebijakan organisasi yang akan memberikan dukungan yang diperlukan untuk keberlanjutan kesejahteraan/kinerja karyawan. Kata kunci: keseimbangan kerja-hidup, faktor individu, faktor organisasi, tinjauan literatur sistematis.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 arief khidayatullah, Dedeng Abdul Gani Amruloh, Wahyu Yulianto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.